Beranda / Blog / Mindset
Mindset

Privilege Tersembunyi

Kebanyakan orang melihat privilege sebagai sesuatu yang mereka tak punya. Padahal privilege sering tersembunyi di kondisi yang sedang kita jalani sekarang.

Yudi Nugraha
3 Juni 2026
2 menit baca

Pernah gak sih bilang ke diri sendiri...

> "Enak ya dia, punya privilege."

> "Kalau gw punya privilege kayak dia, hidup gw pasti lebih mudah."

Dan mungkin itu benar.

Tapi menurut gw ada pertanyaan yang lebih penting.

Kalau itu memang benar... apa manfaatnya buat kita?

---

Kebanyakan orang melihat privilege sebagai sesuatu yang mereka gak punya.

Padahal privilege sering kali tersembunyi di kondisi yang sedang kita jalani sekarang.

Gw mau share dua contoh dari hidup gw sendiri. Bukan untuk menggurui. Cuma berbagi POV yang gw pilih untuk gw pakai.

---

Contoh pertama.

Gw bisa saja bilang:

❌ "Gw gak punya privilege. Gw cuma anak seorang petani."

Dan kalimat itu benar apa adanya. Tapi gak ada manfaatnya sama sekali buat gw.

Jadi gw memilih melihatnya seperti ini:

✅ "Sebagai anak petani, gw punya privilege memahami dunia pertanian lebih dalam dibanding kebanyakan orang."

Gw punya akses ke jaringan petani. Gw punya pemahaman tentang masalah yang mereka hadapi. Gw punya pengalaman yang gak semua orang punya.

Kalimat yang berbeda. Tapi sama-sama benar.

---

Contoh kedua.

Di akhir 2024 dan awal 2026, gw mengalami PHK.

Gw bisa saja bilang:

❌ "Job market lagi jelek. Gw kena PHK. Apes banget."

Dan sekali lagi... itu benar. Tapi gak ada manfaatnya buat gw.

Jadi gw memilih POV yang lain:

✅ "Karena gw kena PHK saat job market lagi sulit, gw jadi punya privilege untuk mencoba sesuatu yang selama ini gak pernah gw berani lakukan."

Bangun bisnis. Belajar skill baru. Mengeksekusi ide yang selama ini cuma ada di kepala.

Sebelumnya banyak constraint. Banyak pertimbangan. Sekarang? Nothing to lose.

---

Mungkin masalahnya bukan kita gak punya privilege.

Mungkin kita terlalu fokus pada privilege yang dimiliki orang lain.

Yang menarik, dua kalimat berikut bisa sama-sama benar:

"Gw cuma anak petani."

dan

"Gw punya akses ke dunia pertanian yang gak dimiliki banyak orang."

Dua-duanya fakta. Pertanyaannya: fakta mana yang lebih bermanfaat untuk masa depan kita?

Karena hidup bukan cuma soal melihat apa yang benar. Tapi juga memilih sudut pandang yang membuat kita bisa melangkah lebih jauh.

Jadi mungkin PR kita bukan mencari privilege milik orang lain. Tapi menemukan privilege yang sudah ada dalam hidup kita.

Tag

MindsetPersonalPrivilegePerspektif
Y

Yudi Nugraha

Software Engineer | Builder

Artikel Lainnya

Jelajahi lebih banyak artikel dengan topik serupa

Lihat Semua Artikel